Artikel Kesehatan

Catat! Ramuan Herbal Bisa Membantu Anda yang sedang Isolasi Mandiri

obat herbal saat isolasi mandiri

Bagi Anda yang mengalami infeksi virus corona dan dinyatakan positif COVID-19 namun tidak mengalami gejala yang berarti, biasanya Anda akan disarankan untuk isolasi mandiri.

Tapi meskipun demikian, Anda tetap diharuskan meminum sejumlah obat untuk terapi penyembuhan Covid-19 dan juga suplemen vitamin. Selain obat-obat modern, saat ini, ada beberapa ramuan herbal yang direkomendasikan dan bisa Anda konsumsi selama isolasi mandiri.

1. Qusthul Hindi

Qusthul Hindi atau Saussurea Costus, adalah herbal yang kerap dijumpai dalam bentuk bubuk. Herbal ini diyakini memberikan efek antiinflamasi, antimikroba, dan analgesik atau pereda nyeri yang kuat bagi pasien.

Herbal ini mengandung senyawa yang bisa mengurangi rasa sakit dan peradangan. Dan juga memiliki sifat yang sama dengan obat antiinflamasi non steroid seperti ibuprofen.

Hanya saja Qusthul Hindi dipakai hanya untuk pengobatan terapi, bukan pencegahan Covid-19. Qusthul Hindi bisa dikonsumsi tiga kali sehari untuk mengurangi gejala demam, batuk, dan sakit tenggorokan.

Dosisnya adalah setengah sampai satu sendok teh Qusthul Hindi yang dilarutkan ke dalam segelas air. Aduk dan biarkan sampai mengendap. Kemudian, minum bagian atasnya, bukan endapannya.

Rasa Qusthul Hindi bisa sangat pahit. Jika Anda tidak bisa menahan rasa pahit, Anda bisa menambahkan madu ke dalam larutan ini.

Baca Juga :

2. Air Hangat dan Garam

Jika ramuan yang pertama mungkin cukup sulit didapat. Ramuan Herbal yang kedua ini sudah pasti bisa Anda manfaatkan. Bahan utamanya adalah air hangat dan garam.

Ramuan ini bisa digunakan untuk berkumur pada pasien Corona isolasi mandiri.

Air hangat dan garam memiliki sifat antiseptik dan membantu meredakan nyeri, misalnya pada tenggorokan.

3. Madu

Herbal lain yang bisa Anda konsumsi selama isolasi mandiri adalah madu. Madu bisa membantu mengatasi batuk yang umum dialami pasien corona bergejala ringan.

Madu juga bisa meningkatkan sistem kekebalan inang. Bahkan memperbaiki kondisi komorbiditas dan bersifat antivirus.

BPOM telah melakukan pengujian untuk melihat potensi herbal dan jamu sebagai terapi komplementer atau melengkapi pengobatan standar Covid-19. Dan sudah ada beberapa ramuan herbal fitofarmaka yang sedang diteliti.

Namun perlu dicatat bahwa obat herbal Corona untuk isolasi mandiri ini bukan untuk mengobati virus corona. Tetapi meningkatkan daya tahan tubuh sehingga mampu melawan infeksi yang terjadi.

 57 total views,  1 views today